Langsung ke konten utama

Penerapan Inpres 6 tahun 2020 di wilayah hukum Polsek Gubeng

Surabaya- Menindakalanjuti dari Inpres 6 tahun 2020 terkait dengan pencegahan akan covid -19 di wilayah kerja Gubeng, maka Polsek Gubeng secara serentak mengadakan sidak keliling dalam menindak pelaku yang tidak menggunakan masker. Tampak beberapa Polisi dari Polsek Gubeng yang mengadakan sigap dan siap dalam penindakan di wilayah Baratajaya dan Pucang Sewu, kecamatan Gubeng pada  hari Sabtu dan hari Minggu pagi(05-06/09/2020).

(foto : Melakukan penindakan kepada kuli yang tidak menggunakan masker - Ipda Maturi meminta kedua pelanggar tidak menggunakan masker dengan pushup dan menggunakan rompi oranye)


Untuk hari Sabtu terjaring beberapa orang yang tidak mengenakan masker baik itu pria dan wanita. lalu oleh Polsek Gubeng yang dipimpin oleh Ipda Polisi Maturi, sebagai atasan operasi meminta mereka yang pria untuk menggunakan jaket berwarna oranye dan melakukan sanksi yang sudah dipersiapkan. ada yang diminta untuk push up  sesuai dengan jumlah nya dan ada  yang pria dan wanita  diminta untuk menyanyikan lagu nasional Garuda Pancasila. kemudian oleh Pihak Polsek gubeng diberikan masker dan diingatkan untuk tidak melupakan menggunakan masker. 

(foto : Melihat kesiapan Vihara Budha Kirti dalam menjalankan protokol kesehatan di wilayah Pucang  Sewu)


Selanjutnya, pada hari Minggu(06/09/2020) pemandangan serupa dilakukan oleh Bripka Susilo, Bhabinkambtibmas Kelurahan Pucang Sewu, yang memberikan arahan kepada seorang kuli bangunan di kawasan Ngagel Tama agar menaati petunjuk dan arahan dalam menggunakan masker dengan baik dan benar. sosok pribadi yang melanggar tersebut diminta untuk push up sebanyak 10 kali dan menyanyikan Garuda pancasila. Sempat kuli bangunan ini tidak menyanyikan dengan benar dan akhirnya di perbaiki secara bersama-sama oleh KIM Pc 1000  dan Bripka Susilo selaku petugas dari kepolisian dari sektor Gubeng. 

Tidak berhenti disitu saja Pak Sus, panggilan akrab di wilayah kerja Gubeng, juga mengadakan kunjungan di Vihara Budha Kirti. Disini bersama dengan KIM PC 1000, kami melihat kesiapan dari Kuil Budha yang berlokasi di Jalan ngagel tama ditemani oleh penjaga yang bernama ibu Ayu. di Vihara yang sederhana ini  sudah  mempersiapkan situasi New Normal. Seperti pengecheckan terhadap wastafel, sabun dan perangkat lainnya yang mendukung dari peraturan protokoler yang harus dilakukan sebelum dan sesudah dalam peribadatan. dan segala sesuatunya sudah tertata rapih dan siap untuk menyongsong new normal.

Maturi, pimpinan Binmas di  wilayah hukum Polsek gubeng, mengharapkan kepada masyarakat untuk lebih taat dalam mentaati protokol kesehatan khususnya dalam menggunakan masker sehari-hari."kami berharap kepada masyarakat untuk tetap menaati protokol kesehatan khsusunya dalam menggunakan masker saat beraktifitas di luiar rumah,"kata perwira yang memiliki pangkat 2 balok dipundaknya

Buat Bapak dan Ibu yang terhormat di Wilayah Kerja Pucang Sewu, Virus corona belum selesai. Mari taati dan patuhi protokol kesehatan agar dapat menjaga pribadi kita, keluarga dan masyarakat disekitar kita

khususnya dalam penggunaan masker. Karena Maskermu melindungi diriku, dan Maskerku melindungi dirimu.  yo ayo jogo Gubeng.. ayo jogo Suroboyo ..ayo Jogo Jawa Timur.

Salam Kompak KIM PC 1000

(Pet/Nov_KIM PC 1000)




Komentar

  1. Mantap Petugas Polsek Gubeng yg menerapkan sanksi tanpa masker, idealnya sanksi tsb diberikan utk anggota TNI yg tanpa masker,
    Mantap Bung Petrus, KIMC smakin jaya,,,

    BalasHapus
  2. Siip mantsps trimakadih infonya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semarak hari Kartini di Fave Graha Agung

 Rayakan Hari Kartini dengan Giveaway Seru di favehotel Graha Agung Surabaya Surabaya, 17 April 2025 – Dalam rangka memeriahkan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2025, favehotel Graha Agung Surabaya mengadakan Giveaway dengan tema TTS Hari Kartini. Tujuan diadakannya Giveaway ini adalah untuk menanamkan rasa cinta, serta sebagai suatu penghargaan atas perjuangan Ibu R.A Kartini yang memperjuangkan hak perempuan pada masa lalu. Sehingga mampu memberikan semangat pada diri sendiri sebagai Kartini di masa kini agar mampu menjadi perempuan yang kuat dan mandiri. Pada Giveaway kali ini, favehotel Graha Agung Surabaya mengajak favepeople untuk mengikuti Giveaway edisi Hari Kartini dan mendapatkan hadiah menarik berupa fave emoticon pillow senilai Rp 400.000,-. “Menjadi pemenang giveaway pun cukup mudah lho, hanya dengan follow akun Instagram dan Tiktok favehotel Graha Agung Surabaya, kemudian menuliskan jawaban TTS Hari Kartini yang sudah kami siapkan di page Tiktok favehotel...

Si Jago Merah Menjilat Toko Swalayan BILKA

Surabaya- Sekitar pukul 00:35 terjadi kebakaran di  Toko Swalayan BILKA di Jalan ngagel Jaya  Selatan no 103 Surabaya Kelurahan Pucang Sewu Kecamatan Gubeng .Kejadian kebakaran tersebut dilaporkan Ibu Yuli, warga sekitar, yang melaporkan kejadian kebakaran tersebut ke Command Center 112. Selanjutnya, meluncur 9 unit kendaraan PMK dai berbagai arah wilayah di Sukolilo, Rungkut dan Bubutan dan ditambah kendaraan taktis 112 di tempat kejadian. Api mencuat dari lantai 1 yang menyambar diseluruh gedung.dan menyapu bersih lantai 1 pada bagian makanan dan peralatan rumah tangga dengan cepat.  Tempat Kejadian Perkara     Kronologis perkara menurut keterangan Amirudin 43 tahun, selaku saksi (karyawan toko), awalnya toko tutup pukul 22.15 Wib lalu oleh yang bersangkutan  mengunci seluruh pintu toko dan pulang ke rumahnya di Krian.Kemudian  pada pukul 23.00, saksi mendapat telpon dari sekuriti setempat bahwasannya toko tersebut mengeluarkan kepulan asap t...

Akhirnya Rahim sudah berlabuh ke Liponsos

 Surabaya-  Sebuah kisah sederhana tapi memberikan arti yang sangat dalam kehidupan.Seorang tua yang bernama Rahim, warga dari pulau Garam Madura,tepatnya di Bangkalan selalu datang dan tidak mempunyai rumah tetap hadir di sekolah  SMA Dapena jalan Sumatra 112 - 114 Surabaya. Jumaat (19/08/2022) Menurut keterangan Saksi mata, Bapak ini seringkali datang ke sekolah ini dan bahkan masuk ke sekolah sekedar duduk-duduk dan menikmati hari. ia bercerita banyak pengalaman hidup mulai pergi ke Malaysia, hidup bersama 6 anak, dan yang paling signifikan ia tidak tahu anak-anaknya dimana. Namun pada hari ini ketika diminta untuk keluar dia langsung marah-marah tanpa sebab dan mengancam dengan tongkat kepada orang yang ada di sekolahan itu.Alhasil ini merupakan ancaman.             Penanganan Pak Rahim di SMA Dapena Tak lama kemudian pihak Sekolahan dalam kepala Sekolah SMA Dapena mengontak KIM PC 1000 dan selanjutnya KIM PC 1000 mengkoordinasi deng...