Langsung ke konten utama

Vihara Buddhayana Royal semangati Toleransi Umat Beragama



Rasa mengasihi, melayani dan menolong satu dengan yang lain dapat dipancarkan dengan semangat persaudaraan dan persahabatan antar Umat beragama. Dalam perspektif ini, maka Pengembangan keindahan hidup umat beragama bukan saja diwacanakan lewat perbincangan lintas Agama tetapi diejawantahkan dalam bentuk tempat peribadatan yang berdampingan

Surabaya- Peresmian wihara Buddhayana Royal yang berlokasi di daerah Royal Residence di daerah Wiyung Surabaya Barat berlangsung meriah dan penuh kehikmatan. Wihara yang berlokasi berdampingan dengan 6 agama lainnya tentunya memiliki nilai-nilai dan semangat yang mengiinspirasi dari semua wilayah yang ada di seluruh Indonesia.
 
Suasana doa bersama dengan para Bhiku dan Bhikuni saat Peresmian
Di temui sesusai peresmian dari Wihara Buddhayana Royal,KH Ahmad Suyanto, mengatakan kegiatan peresmian ini merupakan perwujudan semangat khasanah spiritualitas yang mendukung terciptanya toleransi umat beragama. ”Peresmian dari Wihara ini adalah sebagai tempat atau wadah umat beragama Buddha dalam memajukan semangat perdamaian dan toleransi antar umat beragama yang mengarah dalam rasa persaudaraan anak bangsa ,”lugas ketua Umum Forum Beda Tapi mesra Minggu(27/10)
Lanjut, Kiayi Ahmad, mengucapkan terimakasih dan sekaligus ucapan selamat atas  peresmian dari wihara yang dalam satu lokasi dengan tempat ibadah lainnya yang ada di perumahan Royal Residence.
Foto Bareng seusai Peresmian Vihara bersama dengan Forum Beda Tapi Mesra
Dari pantauan KIM PC 1000, ajang ini sangat baik dan memberikan semangat kebersamaan diantara anak-anak bangsa. Bukan saja umat Buddha yang hadir melainkan Umat dari agama lain dan kepercayaan yang hadir dalam ritual yang dilakukan di Wihara ini.
Elbana, dari Penganut Kepercayaan, mengatakan kegiatan ini memiliki makna kebersamaan dan perlu ditingkatkan sebagai semangat  positifnya selalu.”Menurut saya semangat umat membangun rumah ibadah merupakan nilai positif serta mengembangkan kesadaran religiousitas dalam keberagaman umat beragama,”lugas Elbana
(Pet-KIM PC 1000)

Komentar

  1. Wujud Unity in Solidarity.....mantaaab Kim PC 1000

    BalasHapus
  2. KIM PC1000 Makin Mantap.
    Note : Tulisan Sesusai di bawah gambar pertama mohon koreksi
    Kata Kiayi sebaik nya di sesuaikan dengan yang awal. Yaitu KH saja lebih enak di lihat & baca

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gara-gara Kipas Angin! Seorang bocah jiwanya melayang

Surabaya- Sebuah kenyataan pahit ditelan oleh warga Juwingan Kertajaya di RT 01 RW10. Adalah CWU telah meninggal dunia gara-gara Kipas angin di warung Evi Selasa(14/05) pada sekitar pukul 21.00 WIB di RW 11 kelurahan Kertajaya.  Staff Bangtib kelurahan Kertajaya yang mendampingi keluarga Korban Adapun kronologi kejadian CWU yang berumur 15 tahun ini bermain bersama dengan 3 orang rekannya didepan teras warung. Saat keasyikan bermainan HP,CWU menyala kipas angin yang tidak sesuai standar disaat suasana panas sekali. Perebutan kipas angin terjadi diantara keempat anak tersebut. Alhasil kabel yang tidak diselotip menyambar CWU. CWU terpental kuat dan keras sehingga Ia tidak sadarkan diri. Team Polsek Gubeng di TKP Setelah beberapa saat teman-teman CWU membangunkan dia.Tetapi tidak ada reaksi dan aksi.Sehingga dikontak 112 dan orang tuannya. Diketahui bahwa CWU meninggal pada sekitar jam 21.00 nan. Kejadian sontak menjadi kerumunan massa.lalu semua petugas datang pada saat yang bersama...

Dugaan serangan jantung! Seorang tukang becak terplanting jatuh dari becak

 Surabaya- Sugiono asal Jombang,tukang becak yang sering mangkal di wilayah pasar Pucang jatuh terplanting  dan meninggal dunia dari becak di seputaran jalan Pucang Anom Timur.Rabu(22/05)  Sugiono yang sudah tidak bernyawa Menurut keterangan saksi mata, korban terjatuh tiba-tba dan sebegitu cepat meninggal dunia sekitar pukul 10.00 pagi.Sontak korban yang meninggal ini langsung mendapatkan penanganan dari PKM Pucang Sewu yang pertama kali datang ke Tempat kejadian perkara. Selanjutnya, banyak bantuan datang dari pol PP kelurahan Pucang Sewu, pol PP kelurahan kertajaya,team D and D, Posko  Timur, Polsek Gubeng,INAFIS Polrestabes Surabaya, Bhabinsa kelurahan Kertajaya dan PMI yang bergerak secara bersama dan melakukan giat ini dengan cepat. Sementara ini, Korban yang meninggal ini diduga karena serangan jantung tiba-tiba. Alhasil jatuh dari becak dan secara nyata meninggal di tempat.  Olah TKP oleh team INAFIS Korban di larikan langsung ke rumah sakit Karamenjanga...

Telah ditemukan motor tak bertuan di jalan Ngagel Jaya Utara GG 7

 Surabaya kurang lebih 6.30 WIb telah ditemukan motor tak bertuan dengan plat nomer W 2893 CE sebuah motor Scoopy berwarna merah yang tergeletak tak bertuan. Selasa (9/1/2024). Motor Scoopy merah Menurut keterangan saksi mata motor yang tergeletak ini ditaruh sekitar jam1 siang dan diam sampai pagi ini tiada yang menemani Sebagai tindak lanjut, Pak RT setempat menghubungi LPMK sekaligus KIM untuk melihat tempat atau lokasi ditaruhnya motor tersebut. Alhasil KIM menghubungi pihak kepolisian untuk segera mengadakan investigasi di lapangan. Selang beberapa menit kemudian, pihak Polsek Gubeng langsung merapat di tempat perkara untuk melihat dan membuat observasi akan motor tersebut. Bagi Bapak dan Ibu sekalian yang merupakan pemilik motor tersebut silahkan langsung meluncur di Polsek Gubeng Surabaya untuk mengambil motor tersebut dengan menunjukan surat bukti kepemilikan atau lainnya. Demikian sekilas info dari KIM PC 1000 untuk 153 kelurahan sekota Surabaya. Salam Kompak! (Pet)